XBMC

XBMC adalah aplikasi media player dan hub entertainment untuk digital media berbentuk open source dan pemenang penghargaan aplikasi media center untuk linux, Mac OS X, windows dan xbox.XBMC mulai dibuat tahun 2003 oleh sekelompok programmer. XBMC adalah proyek non-profit yang di jalankan dan di kembangkan oleh relawan di seluruh dunia. Lebih dari 50 software developer berkontribusi pada XBMC, dan 100+ penterjemah yang membuat XBMC tersedia di 30+ bahasa.

MANAJEMEN MEDIA

XBMC bisa menjadi media player di komputer kita,saat ini XBMC telah mendukung hampir semua format audio dan video yang ada. XBMC memiliki manajemen sistem perpustakaan yang canggih yang memungkinkan Anda untuk mengatur semua media Anda untuk memberikan Anda akses cepat dan segera. XBMC dapat dijalankan apa adanya untuk menjalankan CD atau DVD langsung dari disk atau file image, hampir semua format arsip yang ada di harddisk, meskipun file tersebut di dalam file ZIP atau RAR. XBMC akan men-scan semua media yang ada di kita dan secara automatis akan membuat personal library lengkap dengan boxcover, keterangan dan fanart. XBMC memiliki fungsi playlist dan slideshow, fitur ramalan cuaca dan banyak visualisasi audio.

INTERFACE

XBMC menyediakan antarmuka user friendly yang intuitif, sangat fleksibel, dan mudah digunakan.

Plugin dan Extensibility

XBMC mendukung interpreter builtin Pyhton, sehingga pengguna dan pengembang dapat menulis skrip sendiri. XBMC juga memiliki server builtin web yang memungkinkan dikendalikan dari jarang jauh.

VISUALISASI

XBMC mendukung visualisasi termasuk projectM dan Goom. Selain itu, pengembang dapat menggunakan visualisasi menggunakan API sederhana.

IMPLEMENTASI

Client bisa menginstal XBMC, jadi bisa menonton tayangan media secara streaming dari server intranet tersebut.

Akhirnya jadilah seperti berikut ini:

TV
XBMC yang diinstal di laptop client sebagai Home Media Player yang terhubung dengan layar LCD TV.

Jadi setiap akan menonton media tertentu (film, musik atau foto), client tinggal membuka XBMC dan mengkonfigurasikan XBMC tersebut agar membaca media yang ada di server intranet tersebut. Di dalam server intranet, folder-folder yang akan di share tinggal diatur saja akses sharingnya, agar client bisa leluasa mengakses media yang ada di server tersebut. Jika menggunakan Windows sebagai server, protokol yang paling mudah digunakan untuk sharing adalah Samba. Jadi tinggal memasukan saja alamat IP server tersebut di laptop client dan langsung bisa mengakses media tersebut, sangat mudah sekali untuk mengkonfigurasikannya. Jika menggunakan Linux, bisa juga menggunakan protokol Samba/NFS untuk sharingnya.

Home server
Home Media Server yang terhubung dengan ADSL dan WiFi akses point.

Di server tersebut sebenarnya hanya membutuhkan akses file sharing saja. Folder-folder yang akan dishare dengan XBMC client tinggal dibuka akses sharingnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s